kimia-campur

Kamis, 17 Juni 2010

Sifat oksigen sebagai komponen udara mengarah pada pengembangan teori flogiston pada proses pembakaran, yang sering terpikir oleh para ahli kimia selama satu abad. Oksigen telah dibuat oleh beberapa ahli, termasuk Bayen dan Borch, tetapi mereka tidak tahu cara mengumpulkannya. Mereka juga tidak mempelajari sifat-sifatnya dan tidak mengenali oksigen sebagai unsur dasar. Seorang ahli bernama Priestley dipuji karena penemuannya, meski Scheele juga menemukan oksigen secara bebas.
Oksigen adalah unsur ketiga terbanyak yang ditemukan berlimpah di matahari, dan memainkan peranan dalam siklus karbon-nitrogen, yakni proses yang diduga menjadi sumber energi di matahari dan bintang-bintang. Oksigen dalam kondisi tereksitasi memberikan warna merah terang dan kuning-hijau pada Aurora Borealis.
Oksigen merupakan unsur gas, menyusun 21% volume atmosfer dan diperoleh dengan pencairan dan penyulingan bertingkat. Atmosfer Mars mengandung oksigen sekitar 0.15%. dalam bentuk unsur dan senyawa, oksigen mencapai kandungan 49.2% berat pada lapisan kerak bumi. Sekitar dua pertiga tubuh manusia dan sembilan persepuluh air adalah oksigen
Atmosfer berfungsi sebagai pelindung kehidupan di bumi dari radiasi matahari yang kuat pada siang hari dan mencegah hilangnya panas ke ruang angkasa pada malam hari. Atmosfer juga merupakan penghambat bagi benda-benda angkasa yang bergerak melaluinya sehingga sebagian meteor yang melalui atmosfer akan menjadi panas dan hancur sebelum mencapai permukaan bumi.

Kondisi dan manfaat gas dalam atmosfer antara lain:
1. Nitrogen (N2) jumlahnya paling banyak, meliputi 78 bagian. Nitrogen tidaklangsung bergabung dengan unsur lain, tapi merupakan bagian dari senyawaorganik.
2. Oksigen (O2) sangat penting bagi kehidupan, yaitu untuk mengubah zatmakanan menjadi energi hidup.
3. Karbon dioksida (CO2) menyebabkan efek rumah kaca (greenhouse) transparan terhadap radiasi gelombang pendek dan menyerap radiasigelombang panjang. Dengan demikian kenaikan kosentrasi CO2 di dalamatmosfer akan menyebabkan kenaikan suhu di bumi.
4. Ozon (O3) adalah gas yang sangat aktif dan merupakan bentuk lain darioksigen. Gas ini terdapat pada ketinggian antara 20 hingga 30 km. Ozondapat menyerap radiasi ultra violet yang mempunyai energi besar danberbahaya bagi tubuh manusia.
Salah satu unsur yang penting dalam atmosfer adalah uap air.Uap air (H2O) sangat penting dalam proses cuaca atau iklim, karena dapat merubah fase (wujud) menjadi fase cair, atau fase padat melalui kondensasi
dan deposisi.

Uap air merupakan senyawa kimia udara dalam jumlah besar yang tersusundari dua bagian hidrogen dan satu bagian oksigen. Uap air yang terdapat diatmosfer merupakan hasil penguapan dari laut, danau, kolam, sungai dantranspirasi tanaman.Atmosfer selalu dikotori oleh debu. Debu adalah istilah yang dipakai untuk bendayang sangat kecil sehingga tidak tampak kecuali dengan mikroskop. Jumlahdebu berubah-ubah tergantung padatempat. Sumber debu beraneka ragam,yaitu asap, abu vulkanik, pembakaran bahan bakar, kebakaran hutan, smogdan lainnya. Smog singkatan dari smoke and fog adalah kabut tebal yang seringdijumpai di daerah industri yang lembab. Debu dapat menyerap, memantulkan,dan menghamburkan radiasi matahari. Debu atmosferik dapat disapu turun kepermukaan bumi oleh curah hujan, tetapi kemudian atmosfer dapat terisi partikel debu kembali. Debu atmosfer adalah kotoran yang terdapat di atmosfer.

Selasa, 15 Juni 2010

IPTEK

Sebuah angka dengan ajaib dapat menjelaskan keteraturan alam. Mulai dari ukuran wajah manusia hingga jumlah ranting dalam sebatang pohon. Tidak percaya ? Simak penjelasannya berikut

Da Vinci Code
Da Vinci Code adalah sebuah novel yang ditulis oleh Dan Brown. Dalam salah satu babnya dijelaskan mengenai sebuah deretan angka ajaib yang dapat menjelaskan semua ukuran di muka bumi secara teratur. Angka ajaib tersebut adalah 1.6.

Tidak percaya ? Coba hitung tinggi badan kalian dari atas kepala hingga ujung kaki, lalu bagi dengan tinggi badan kalian mulai dari pusar hingga ujung kaki. Hasilnya ? 1.6 : 1.

Sekarang hitung panjang bahu kalian sampai ke ujung jari, lalu bagi panjang siku sampai ujung jari. Hasilnya ? 1.6 : 1. Hasil yang sama juga akan muncul jika  kalian membagi jumlah lebah madu betina dengan jantan dalam sebuah koloni.


Deretan Fibonanci
Kunci dari Da Vinci Code adalah deretan Fibonanci. Deretan Fibonanci adalah deretan angka yang menghasilkan angka 1.6. Deretan ini ditemukan secara tidak sengaja oleh Leonardo Fibonanci pada tahun 1175. Deretan angka-angka tersebut adalah 0,1,1,2,3,5,8,13,21,34, dan seterusnya.

Deretan diatas diperoleh dengan menjumlahkan angka pertama dengan angka kedua. Contoh : 0+1=1 ; 1+1=2 ; 2+1=3 ;dan seterusnya. Lalu bagaimana deretan angka ini berhubungan dengan Da Vinci Code ? Begini, jika kalian membagi sebuah angka dari deretan Fibonanci dengan angka sebelumnya,maka hasilnya adalah 1.6. Contoh : 34/21=1.619....;21/13=1.615....; dan seterusnya.

Deretan ini sangat bermanfaat jika kalian ingin membuat sebuah karya dengan proporsi yang benar, yaitu 1.6:1.


Leonardo Da Vinci
Contoh karya-karya yang menggunakan konsep Da Vinci Code diantaranya adalah piramid. Namun,karya yang sangat terkenal yang menggunakan konsep Da Vinci Code adalah lukisan Monalissa karya Leonardo Da Vinci. Da Vinci adalah salah seorang seniman besar yang selalu menggunakan rasio 1.6:1 dalam setiap karyanya. Mungkin inilah sebabnya mengapa perbandingan angka 1.6:1 disebut juga dengan istilah Da Vinci Code.

Pembuatan Katalis Ni/SiO2 Berbasis Abu Ketel Pabrik Gula

Pada umumnya hampir semua logam transisi dapat digunakan untuk katalis, karena logam transisi kaya akan elektron, telah mengisi orbital 3d dan memiliki elektron tidak berpasangan sehingga mudah berikatan dengan atom lain. Salah satunya adalah logam Ni yang mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 3d84s2 yang banyak digunakan sebagai katalis hidrogenasi alkena (Cotton and Wilkinson, 1988 ; Jackson et al, 1999 ; Casula et al, 2000 ; Wang and Lu, 1998 ; Kim et al, 2004).

Katalis logam nikel mempunyai aktivitas dan selektivitas yang baik dalam suatu reaksi, namun fasa aktif katalis nikel sendiri tidak memiliki permukaan yang luas, sehingga reaksi menjadi tidak efektif dan efisien karena tidak seluruh pusat aktifnya dapat mengadakan kontak dengan reaktan. Oleh karena itu, logam nikel perlu didistribusikan pada suatu permukaan padatan penyangga yang memiliki luas permukaan besar (Rodrigo et al, 1992 ; Andersen et al, 1993 ; Jackson et al, 1999 ; Casula et al, 2000 ; Wang and Lu, 1998 ; Kim et al, 2004). Bakri dkk. (2008) memperluas permukaan aktif Ni dengan cara mengimpregnasi logam Ni pada matriks silika gel yang disintesa dari kaolin.

Diketahui abu ketel (bagsse) pabrik gula berpotensi sebagai bahan baku pembuatan silika gel. Dari hasil analisa XRF terhadap abu bagasse diketahui bahwa dalam abu bagasse mengandung mineral–mineral yang berupa Si, K, Ca, Ti, V, Mn, Fe, Cu, Zn dan P. Kandungan yang paling besar dari mineral–mineral tersebut adalah silikon (Si) sebesar 55,5% (Iller, 1979 ; Affandi. dkk, 2009).

Selain didorong karakteristik yang dipaparkan di atas, pemanfaatan silika sekam padi yang digagas dalam penelitian ini juga didorong oleh beberapa faktor pendukung yang relevan dengan gagasan penelitian. Di Indonesia setidaknya terdapat 64 buah pabrik gula yang saat ini masih beroperasi dengan berbagai  kapasitas dan menghasilkan sisa pembakaran bagasse pada boiler (ketel) berupa abu bagasse dalam jumlah yang sangat banyak. Jumlah produksi abu bagasse kira–kira 0,3% dari berat tebu, sehingga bila sebuah pabrik gula memiliki kapasitas 5000 ton perhari maka abu bagasse yang dihasilkan sebesar  15 ton perhari (Iller, 1979 ; Affandi. dkk, 2009). Beberapa langkah yang telah dilakukan untuk menangani limbah abu ketel pabrik gula tersebut antara lain: dibuat mortar (sitohang, 2009), dibuat sebagai pupuk kompos (syafrudin dan astuti, 2007),

Dalam rangka meningkatkan nilai tambah abu ketel sekaligus ikut dalam upaya penanggulangan limbah padat pabrik gula tersebut, pada penelitian ini akan dibuat katalis Ni/SiO2 dengan cara impregnasi logam Ni pada matriks silika gel yang disintesis dari abu ketel pabrik gula.

Katalis Ni/SiO2 yang dihasilkan akan dikarakterisasi dengan XRD, IR, BET dan keasamannya, serta diuji coba pada reaksi hidrogenasi benzena menjadi siklo heksana.

demam piala dunia

piala dunia tiba, demam bola mulai bergema..!
antusias manusia yang menderu....!!
apapun direlakan, dipersipkan, demi menyaksikan piala dunia!

tapi, taukah bahwa sebentar lagi piala akhirat pun diselenggarakan..???
"RAMADHAN"
apapersiapan kita..????
seantusias seperti piala duniakah,,,???
atau tidak sama sekali,,???

hari sudah masuk bulan rajab
sudah saatnya demam ibadah digiatkan..
semoga fastabiqulkhairat digencarkan,,,!!!!
kemalasan didobrak,,,,
semangat sambut ramadhan, bulan yang lebih baik dari seribu bulan,,,,!!!!

Jumat, 20 November 2009

jika cinta karena uang,
uang habis cinta pun hilang..

jika cinta karena wajah,
wajah tua cinta pun hampa..

namun jika cinta karena hati,
akan terbawa sampai mati..
itulah cinta sejati...

cinta

jangan pernah menangis ketika kamu tidak dicintai seseorang,
tapi menangislah ketika kamu tidak bisa mencintai orang yang mencintaimu...

memilih cinta jangan pernah berfikir kenapa kita mencintainya,
karena didunia ini kita bukan mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai...
tapi,,,
untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

math love

jika cinta adalah matematika, maka yang mencintai kita akan :
mengalikan kebahagiaan sampai tak terhingga,,,,
membagi kesedihan hingga tak berarti,,,,
menambah keyakinan hingga utuh,,,
mengurangi keraguan hingga habis,,,,

para pencinta sejati tak suka berjanji,,,
namun,,
ketika mereka memutuskan untuk mencintai,,,
maka mereka akan segera membuat rencana untuk memberi,,,,,